Rabu, 22 Mei 2013

Data Sheet




Datasheet
  • Datasheet adalah dokumen yang berisi ringkasan kinerja dan karakteristik lain dari komponen (misalnya komponen elektronik), sub-sistem (misalnya power supply) atau perangkat lunak yang cukup terinci untuk digunakan oleh seorang enginer untuk merancang komponen ke dalam system
  • Biasanya datasheet diciptakan oleh produsen dimulai dengan halaman pengantar yang menggambarkan keseluruhan dokumen,diikuti dengan daftar komponen tertentu, dengan informasi lebih lanjut tentang konektivitas perangkat.
  • Dalam kasus-kasus dimana terdapat source code yang relevan untuk memasukkan, biasanya disertakan di dekat akhir dokumen atau dipisahkan menjadi file lain
Sebuah datasheet khas untuk komponen elektronik sebagian besar mengandung informasi berikut:
  • Nama Produsen
  • Nama dan Nomor Produk
  • Daftar format paket yang tersedia (dengan gambar) dan kode pemesanan
  • Properti perangkat
  • Deskripsi Singkat fungsional
  • Pin dan koneksi diagram
  • Supply tegangan, konsumsi daya, arus masukan, temperatur untuk penyimpanan, operasi, dll)
  • Tabel spesifikasi DC (berbagai suhu, tegangan suplai, arus masukan dll)
  • Tabel spesifikasi AC (berbagai suhu, tegangan suplai, frekuensi dll
  • Masukan / keluaran gelombang bentuk diagram
  • Diagram perangkat fisik yang menunjukkan minimum / khas / dimensi fisik maksimum, termasuk lokasi kontak dan ukuran
  • QC Uji sirkuit
  • Kode untuk pemesanan paket berbeda dan kriteria kinerja
  • Warranty dan disclaimer mengenai penggunaan perangkat
  • Aplikasi yang direkomendasi, seperti kapasitor filter diperlukan, sirkuit tata letak papan, dll
  • Tanggal dan Kode Revisi pada akhir halaman
  • Errata Datasheet (Daftar revisi sebelum masuk proses manufaktur)
Mikrokontroler (Microcontroller)
  • Sebuah mikrokontroler (MCU) adalah sebuah komputer kecil di satu sirkuit terpadu yang terdiri dari CPU yang relatif sederhana yang dikombinasikan dengan fungsi pendukung seperti osilator kristal, timer, sensor, serial dan analog I/O dll
  • Program memori dalam bentuk flash NOR atau ROM OTP juga sering disertakan pada chip, serta, biasanya kecil, R/W memori.
  • Mikrokontroler dirancang untuk aplikasi kecil. Dengan demikian, berbeda dengan mikroprosesor yang digunakan dalam komputer pribadi dan aplikasi kinerja tinggi, kesederhanaan sangat ditekankan.
  • Beberapa mikrokontroler dapat beroperasi pada frekuensi clock serendah 32KHz, karena ini cukup untuk beberapa aplikasi, dan memungkinkan konsumsi daya rendah (miliwatt atau microwatts).
  • Mikrokontroler memiliki kemampuan untuk mempertahankan fungsi sambil menunggu interupsi; konsumsi daya ketika sedang idle (CPU clock dan peripheral paling off) mungkin hanya nanowatts, sehingga banyak dari mikrokontroler cocok untuk aplikasi tertentu dengan baterai/suplay daya yang lebih tahan lama.
  • Mikrokontroler digunakan untuk produksi perangkat dengan kinerja otomatis dan terkontrol menurut fungsi dan logika, seperti sistem kontrol mesin mobil, remote kontrol, mesin kantor, peralatan, peralatan listrik, dan mainan. Dengan mengurangi dimensi dan ukuran perangkat maka biaya bisa ditekan dibandingkan dengan desain yang menggunakan mikroprosesor terpisah, memori, dan input/output perangkat, Microcontroller menjadikan proses pembuatan sebuah perangkat digital menjadi lebih ekonomis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar